Perpustakaan Sekolah Sukma Bangsa Pidie

A School That Learns

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Buku Tamu
  • Daftar Anggota Online
  • Pustakawan
  • Login Pustakawan
  • Login Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pembunuh Ketu7uh

KESUSASTERAAN

Pembunuh Ketu7uh

Herman RN - Nama Orang;

Buku Pembunuh ketujuh merupakan antologi cerpen yang menceritakan serangkaian peristiwa nun jauh di sana tetapi begitu tajam menusuk nurani. Kisah tentang Aceh yang luka, geram dan marah. Di balik itu, ada heroisme dan nilai luhur yang tak terucapkan. Penulis memintalnya dalam jalinan cerita mengalir yang cantik, eksotik, berkelok-kelok, dan tegas menegakkan humanisme. Inilah “potret” Aceh yang paradoks: gemuruh sekaligus juga senyap; pasrah dan berontak; suram-kelam dan berharap datang matahari! Inilah risalah metaforis yang mengasyikkan.

Cerita yang diangkat lebih fokus pada tema-tema tragedi dalam kehidupan sang tokoh, baik karena pengaruh sosial, bencana alam, ataupun hal-hal lain dalam kehidupan sehari-hari dalam suatu masyarakat, khususnya masyarakat Aceh. Hal itu secara tersurat dapat dibaca dari segi pemilihan cerita ke dalam tiga subbab, “Dari Konflik ke Damai”, “Seusai Laut Surut”, dan “Kampung ke Kampung”.

Cerita-cerita dalam subbab “Dari Konflik ke Damai” secara keseluruhan mencoba memotret bagiamana dampak negatif sebuah konflik sosial terhadap berbagai sendi kehidupan sebuah masyarakat. Konflik telah membuat manusia semakin jauh dari nilai-nilai kemanusiaan dan keadaban.

Selanjutnya, dalam subbab ‘Seusai Laut Surut”, penulis dengan cermat memotret luka lain dalam kehidupan pasca-tsunami di Aceh. Tsunami tidak hanya meluluhlantakkan bagunan-bangunan megah di darah pesisir pantau di Aceh, tetapi juga meluluhlantakkan nilai-nilai moral dalam kehidupan masyarakatnya. Cinta kasih, kesetiaan, keikhlasan, dan rasa saling percaya semakin susah didapat karena banyaknya bantuan pascabencana tsunami membawa berbagai perubahan lain dalam masyarakat.

Bagian ketiga buku ini, “kampung ke Kampung” memotret fenomena-fenomena khas dalam kehidupan masyarakat Aceh dalam kurun waktu satu windu kepenulisan cerita ini. Tokoh-tokoh utama dalam cerita pada bagian akhir buku ini digambarkan mengalami kehidupan yang tragis pada akhir cerita. Nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan kepercayaan pada orang lain semakin sulit diperoleh dalam masyarakat. Perubahan orientasi ekonomi dan politik semakin membuat kita kehilangan nilai-nilai moral yang sejak dahulu diagung-agungkan dalam kehidupan.


Ketersediaan
SSB00026S813 HER pPerpustakaan SSB Pidie (Kesusastraan)Tersedia
SSB00027S813 HER pPerpustakaan SSB Pidie (Kesusastraan)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 HER p
Penerbit
Banda Aceh : Bandar Publishing., 2016
Deskripsi Fisik
x, 200 hlm., 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-1632-45-1
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
Buku
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Sekolah Sukma Bangsa Pidie
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan kami tersedia koleksi buku untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di lingkungan Sekolah SSB Pidie

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Perpustakaan Sukma Bangsa Pidie

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik